Estimasi Anggaran Biaya Bisnis RT/RW Net FTTH (Fiber To The Home) - Dunia Jaringan

DUNIAJARINGAN.COM - Bisnis RT/RW Net berbasis FTTH (Fiber To The Home) kini menjadi pilihan terbaik bagi pelaku usaha internet lokal.


Dibandingkan jaringan wireless biasa, FTTH menawarkan koneksi yang lebih stabil, cepat, dan minim gangguan.

Namun, berapa sebenarnya anggaran biaya bisnis RT/RW Net FTTH?

Artikel ini akan membahas secara lengkap mulai dari modal awal, peralatan, hingga estimasi keuntungan.

Fiber Optic Instalasi Image Source Google


Apa Itu FTTH dalam Bisnis RT/RW Net?

FTTH adalah teknologi jaringan yang menggunakan kabel fiber optik langsung ke rumah pelanggan. Teknologi ini memungkinkan kecepatan tinggi hingga ratusan Mbps dengan latency rendah.

Dalam bisnis RT/RW Net biasanya digunakan untuk memberikan layanan internet premium yang lebih stabil dibanding wireless atau pemancar radio.

Modal Awal RT/RW Net FTTH

1. Perangkat OLT atau Optical Line Terminal

OLT adalah perangkat utama untuk mendistribusikan jaringan fiber ke pelanggan.

OLT Mini (1–4 port): Rp3.000.000 – Rp8.000.000
OLT Skala besar: Rp15.000.000+

2. Sumber Internet Atau ISP

Pake bandwith 1:1 banyak yang menjual mulai dari paket 100Mbps Sampai 100Gbps
Untuk estimasi modal bandwith 1:1 Dedicated mulai dari Rp.1.000.000

3. ONT/ONU

ONT atau ONU sering digunakan dalam bandwith share atau distribusi Fiber Optic ke sisi pelanggan. ONT dan ONU juga berbagai macam Type-nya.

Harga ONT: Rp300.000 – Rp600.000 / unit
Jumlah sesuai pelanggan

4. Kabel OPTIC Dan Accesories Untuk Instalasi

Kabel Dropcore: Rp1.000 – Rp3.000 / meter
• ODP (Optical Distribution Point): Rp300.000  > Rp800.000
• Splitter: Rp50.000 – Rp200.000
• Closure & aksesoris: Rp500.000+

5. Peralatan Instalasi Fiber Optic

Sangat penting untuk memilih alat yang bagus. Bukan hanya bagus tapi untuk jangka panjang alat tersebut

• Fusion Splicer: Rp5.000.000 – Rp100.000.000
• Optical Power Meter: Rp500.000 – Rp2.000.000
• Toolkit fiber: Rp300.000 > 500.000

6. Instalasi TIANG FTTH

Tiang yang digunakan ada beberapa ukuran sesuai kebutuhan. Tebal dan Tipis tiang bisa juga mempengaruhi harga tiang tersebut

• Tiang FTTH mulai dari Rp. 450.000 > 800.000

7. Jantung FTTH Router Dan Sistem Management

• Router MikroTik: Rp1.000.000 > Rp10.000.000
• Server billing (opsional): Rp2.000.000+

Estimasi Modal Awal FTTH

Skala kecil (10–20 pelanggan): Rp10.000.000 – Rp20.000.000
Skala menengah (50 pelanggan): Rp20.000.000 – Rp40.000.000
Skala besar (100+ pelanggan): Rp50.000.000+

Biaya Operasional Bulanan Kurang Lebih


Internet ISP: Rp1.000.000 – Rp5.000.000
Listrik: Rp200.000 – Rp500.000
Maintenance: Rp200.000 – Rp500.000

Total: Rp1.500.000 – Rp6.000.000 / bulan

Estimasi Pendapatan Bisnis FTTH


Contoh simulasi:

Paket internet: Rp150.000 / pelanggan
30 pelanggan: Rp4.500.000
50 pelanggan: Rp7.500.000
100 pelanggan: Rp15.000.000

Estimasi Keuntungan Bersih


Contoh:

Pendapatan: Rp7.500.000
Operasional: Rp3.000.000

Keuntungan bersih: Rp4.500.000 / bulan

Kelebihan FTTH Dibanding Jaringan Wireless


Koneksi lebih stabil (tidak terpengaruh cuaca)
Kecepatan lebih tinggi
Cocok untuk pelanggan premium
Minim gangguan interferensi

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال